Waspadai Sakit Kepala Mendadak

Bookmark and Share
Bisa Jadi Gejala Tumor Otak

Dari sekian macam gangguan kesehatan, sakit kepala merupakan salahsatu yang paling sering diderita. Hampir semua orang pernah merasakannya. Ini juga bisa dilihat banyaknya obat bebas yang terjual di warung-warung adalah obat sakit kepala dan flu. Namun perlu waspada, bisa saja sakit kepala itu awal gejala tumor otak.


Dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dr Fajar Rudy Qimindra mengatakan, begitu mudahnya saat ini mendapatkan obat sakit kepala sehingga terkesan disepelekan rasa sakit tersebut. Padahal, perlu penanganan dari sisi lain supaya sakit kepala tidak mudah datang.

Saat sakit kepala menyerang yang dirasakan tak lain adalah rasa nyeri berupa perasaan tidak nyaman yang bersifat subyektif terhadap respon ketidakberesan dalam kepala.

“Kalau sakit kepalanya ringan dan cepat hilang, ketidakberesan itu mungkin ringan-ringan saja. Sebaliknya kalau muncul berulang kali disertai rasa mual dan muntah yang spontan, kita mesti waspada. Tidak tertutup kemungkinan gejala tersebut mengindikasikan adanya kelainan di rongga tengkorak,” kata Qimi, sapaan akrab dr Fajar Rudy Qimindra.

Dikatakannya, penyebab sakit kepala bisa disebabkan oleh faktor intrakranial (dalam otak dan isinya) atau faktor ekstrakranial (di luar otak) seperti gangguan pada mata, THT, gigi tulang leher, atau tumor. Faktor lain bisa bersifat psikis seperti kurang tidur, cemas, dan banyak pikiran.

Apabila sakit kepala yang bersifat mendadak yang tak tertahankan, disertai mual muntah, adanya penurunan dari kesadaran, bicara mulai kacau, dan adanya gangguan pada anggota gerak maka harus diwaspadai ke arah gejala tumor otak.

Diperkirakan 1 persen penyebab nyeri kepala adalah tumor otak. Sifat nyeri pada tumor ini bervariasi dari ringan, episodic, sampai berat dan berdenyut. Umumnya tambah berat pada malam hari serta saat bangun pagi. Selain itu, ada tanda peningkatan tekanan dalam otak seperti muntah yang spontan dan penurunan kesadaran.

Terkadang tumor otak sulit terdiagnosa secara dini karena tergantung dari lokasi tumor, kecepatan pertumbuhan masa tumor , kecepatan gejala tekanan tinggi dalam kepala, dan efek dari masa tumor. Gejala spesifik tumor otak yang berkaitan dengan lokasi tumor juga memberikan tanda tertentu, seperti tumor di bagian depan otak akan menimbulkan perubahan kepribadian, tumor di bagian belakang otak bisa menimbulkan kejang, dan gangguan pada mata.

Oleh Karena itu memerlukan pemeriksaan dokter untuk menilai gejala dan melakukan pemeriksaan penunjang untuk memperkuat diagnosa dan letak tumor. Salahsatu pemeriksaan penunjang yang penting adalah CT scan otak. Menurutnya, gambaran CT scan pada tumor otak, umumnya berupa lesi atau  cacat abnormal berupa masa yang mendesak struktur otak di sekitarnya. “Jadi jangan menyepelekan keluhan sakit kepala yang berlangsung lama, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan kepastian sakitnya,” tutur Qimi. (http://www.kaltimpost.co.id)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

Powered By Blogger