Piala Terberat di Kompetisi Eropa

Bookmark and Share
Piala Liga Europa memang unik.Selain tanpa pegangan,trofi kompetisi level dua Benua Biru ini juga sangat berat. Pada 18 Mei mendatang akan menjadi hari bersejarah di Dublin,kala final Liga Europa digelar.

Pada saat itu dua tim yang memasuki lapangan tentu akan melirik ke arah trofi yang sudah diletakkan di pinggir lapangan. Piala selalu memiliki cerita,terutama bagi mereka yang memenangkannya. Setiap pemain berusaha mengangkat dan menciumnya.Tapi,ada sesuatu yang unik di piala ini.Pemain yang timnya tampil sebagai pemenang Liga Europa harus menyiapkan tenaga ekstra.Ini lantaran trofi tersebut memiliki berat 15 kg dengan tinggi 65 cm dan lebar 33 cm.


”Piala itu memang berat.Tapi saya rasa itu tidak akan menjadi ketika pemenang mengangkatnya Yang ada halanyah perasaan bahagia dan puas karena semua upaya yang dikeluarkan terbalaskan,”ujar Diego Forlan yang mengantarkan Atletico Madrid merebut titel Liga Europa,tahun lalu. Piala ini dirancang dengan khusus oleh Bertoni Workshop yang berlokasi di Milan. Piala Liga Europa dialasi dengan marmer kuning.Bentuknya segidelapan dan dihiasi lambang UEFA.

Namun,untuk trofi aslinya akan tetap di tangan UEFA.Pemenang Liga Europa hanya mendapat replika dengan ukuran sama.Setiap klub yang memenangkan trofi ini tiga kali berturut-turut atau total lima kali akan menerima pengakuan dengan tanda khusus. Sebelum era Liga Europa,yakni Piala UEFA hanya ada empat kapten yang berhasil mengangkat trofi ini lebih dari sekali.

Yang terakhir adalah kapten Sevilla Javi Navarro. Saat ini trofi Liga Europa belum dibawa ke Dublin.Pihak UEFA baru akan menyerahkan piala tersebut dalam upacara di Royal Hospital Kilmainham Selasa, (19/4).Presiden UEFA Michel Platini bakal menyerahkan trofi ini kepada Gerry Breen, Wali Kota Dublin.Dalam upacara penyerahan piala ini akan hadir perwakilan dari Atletico Madrid yang merupakan juara musim lalu.

Delegasi Atletico dipimpin oleh presiden klub,Enrique Cerezo.Selain itu dia akan didampingi direktur klub, Clemente Villaverde dan sang bomber Forlan.”Kami merasakan kebahagiaan pemain,staf dan pendukung klub ketika merebut piala tersebut.Saat itu merupakan momen yang spesial.Kami mengucapkan semoga berhasil kepada klub yang masih bertarung,”pungkas Forlan

http://www.seputar-indonesia.com/

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

Powered By Blogger