Hikmah Sakit

Bookmark and Share
Hikmah Sakit -- Setelah kita terakhir memposting mengenai Tanda Awal Penyakit Jantung Bocor Pada Anak maka kita akan sedikit belajar mengenai hikmah sakit .Postingan ini adalah merupakan postingan yang berkelanjutan dan menyambung postingan yang awal mengenai Sehat Adalah Lebih Baik Daripada Kaya .

Sakit merupakan sesuatu hal yang seringkali menimpa setiap makhluk hidup di muka bumi ini, tak terkecuali kita sebagai manusia.Sehat, sakit, gembira, sedih adalah saat-saat yang tiap kali berganti.Seringkali kita baru merasakan betapa nikmatnya sehat adalah di kala kita mengalami apa yang dinamakan dengan sakit.Hidup kita ini tidak terlepas dari cobaan serta ujian, bahkan cobaan dan ujian dalam hal ini sakit merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya.

Syukur ketika mendapatkan kebaikan dan kesenangan adalah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan tetapi bersabar ketika mendapatkan musibah atau sakit adalah sesuatu yang tidak mudah untuk dilakukan. Hal itulah yang akan membedakan tingkat keimanan seseorang. Semakin besar ujian yang diterima dan dia dapat bersabar maka semakin tinggi pula derajat seseorang.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu sabdanya pernah mengatakan : “Aku mengagumi seorang mukmin karena selalu ada kebaikan dalam setiap urusannya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur (kepada Allah) sehingga di dalamnya ada kebaikan. Jika ditimpa musibah, ia berserah diri (dan menjalankannya dengan sabar) bahwa di dalamnya ada kebaikan pula.”
(HR Muslim)


Berikut beberapa Hikmah Sakit :

Sakit adalah penggugur dosa-dosa hamba-Nya.
Penyakit yang diderita seorang hamba menjadi sebab diampuninya dosa yang telah dilakukan termasuk dosa-dosa setiap anggota tubuh.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Setiap getaran pembuluh darah dan mata adalah karena dosa. Sedangkan yang dihilangkan Allah dari perbuatan itu lebih banyak lagi.”
(HR. Tabrani).

Sakit atau pun penyakit adalah salah satu sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan baik itu dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuh kita. Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah kita dilakukan.
Hal ini disampaikan pula oleh Rasulullah dalam salah satu sabdanya pula yaitu : "Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya."
(HR. Muslim)

Orang sakit yang mau bersabar akan mendapatkan pahala dan ditulis untuknya bermacam-macam kebaikan dan ditinggikan derajatnya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Tiadalah tertusuk duri atau benda yang lebih kecil dari itu pada seorang muslim, kecuali akan ditetapkan untuknya satu derajat dan dihapuskan untuknya satu kesalahan."
(HR. Muslim )
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya."
(HR. Muslim)

Selalu ingat pada Allah Subhanahu Wa Ta'la.
Dalam kondisi sakit akan membuat kita merasa benar-benar lemah, tidak berdaya sehingga kita akan bersungguh-sungguh memohon perlindungan kepada Allah Ta'al, Dzat yang mungkin telah kita lalaikan selama ini. Kepasrahan ini pula yang menuntun kita untuk bertobat atas segala dosa dan kesalahan-kesalahan yang telah benyak kita lakukan.

Selalu mengingat nikmat Allah
Sakit membuat orang tahu manfaat sehat . Tidak jarang orang merasakan nikmat justru ketika sakit. Begitu banyak nikmat Allah yang selama ini lalai untuk ia syukuri. Bagi orang yang banyak bersyukur dalam sakit, ia akan memperoleh nikmat.Dengan sakit yang menimpa seseorang akan mengembalikan dirinya yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya. Biasanya seseorang yang dalam keadaan sehat wal ‘afiat suka tenggelam dalam perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsunya, dia sibuk dengan urusan dunia dan melalaikan Rabb-nya.

Semoga dengan beberapa hikmah sakit di atas akan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah Ta'ala bahwasannya kita adalah makhluk-Nya yang lemah dan seringkali lalai dalam mensyukuri nikmat sehat yang telah Allah anugerahkan kepada kita semua.

Terima kasih sahabat telah membaca artikel mengenai hikmah sakit dan semoga bermanfaat.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

Powered By Blogger